Selasa, 23 April 2013

Resume: Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen adalah suatu proses atau tingkah laku dari konsumen ketika sedang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian suatu produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Sedangkan konsumen adalah seseorang yang menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, diantaranya:

-          Faktor Budaya
Budaya memiliki peran aktif dalam perilaku konsumen karena budaya terus menerus berkembang dan diwarisi dari generasi ke genarasi. Indonesia masih menganut budaya orang timur. Contohnya dalam berpakaian masih tertutup, ini berpengaruhi konsumen dalam menentukan pakaian mana yang pantas digunakannya.

-          Faktor Sosial
Faktor sosial biasanya besifat homogenus di mana suatu kelompok sosial setiap individu saling bertukar nilai, gaya hidup, ketertarikan, kekayaan, status, pendidikan dan perilaku sehingga sangat mempengaruhi perilaku individu-individu tersebut secara signifikan agar di terima di dalam kelompoknya. Ketika sesorang berada di dalam kelas sosial yang semua anggotanya para fashionista. Maka para individu akan memperlihatkan barang-barang fashion yang bisa ia beli atau dapatkan dari para rumah-rumah mode terkenal dan dari para designer terkenal.

-          Faktor Keluarga
gaya hidup keluarga maupun rumah tangga sangat mempengaruhi pola dan perilaku konsumen. Semakin tinggi situasi ekonomi dari keluarga tersebut, maka makin tinggi pula tingkat perilaku konsumen mereka. Sebagai contoh, jika dalam suatu keluarga dan rumah tangga merasa memerlukan atau membutuhkan mobil ataupun motor untuk keperluan transportasi , serta memerlukan fasilitas-fasilitas elektronik maupun furniture, dan mereka memiliki kemampuan untuk membeli kebutuhan tersebut maka mereka akan membelinya. Dan  sebaliknya, jika keluarga dan rumah tangga memiliki berbagai kebutuhan, tetapi tidak diimbangi oleh kemampuan untuk membelinya, maka mereka akan memilih atau memprioritaskan kebutuhan mereka yang lebih penting.

-          Faktor Pribadi
Faktor pribadi biasanya berasal dari situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian, umur dan pekerjaan si individu. Jika ia seorang atlet renang maka ia akan membeli peralatan dan perlengkapan untuk berenang.

-          Faktor Psikologi
Dalam menjawab pertanyaan mengenai mengapa seseorang membeli suatu produk tertentu, hal ini berhubungan dengan motivasi seorang konsumen. Jadi motivasi konsumen itu mewakili dorongan untuk memuaskan kebutuhan baik yang besifat fisiologis maupun psikologis melalui pembelian dan penggunaan suatu produk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar