Tampilkan postingan dengan label Teori Organisasi Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teori Organisasi Umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Mei 2013

Resume: Uang, Bank dan Penciptaan Uang

Jaman dahulu sebelum di sah-kannya uang sebagai alat tukar yang resmi, orang-orang melakukan sistem barter untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tetapi seiring berjalannya waktu sistem tersebut di nilai tidak efektif lagi. Dengan adanya uang membuat barang dan jasa menjadi semakin bernilai.

Banyak jenis uang yang beredar di masyarakat, yang biasanya kita gunakan sehari-hari dalam bertransaksi jual-beli adalah uang kertas dan uang logam atau di sebut juga dengan Uang Kartal. Uang kartal hanya boleh diterbitkan oleh Bank Indonesia selaku bank sentral Sedangkan Uang Giral berwujud cek atau giro dan Uang Kuasi adalah surat-surat berharga yang dapat dijadikan sebagai alat pembayaran yang contohnya adalah deposito berjangaka dan tabungan/rekening valuta asing.

Dengan semakin maraknya beredar uang palsu, sebaiknya anda berhati-hati dalam menerima uang walaupun uang tersebut keluar dari bank. Selalu kita wajib periksa fisik uang tersebut dengan di lihat, di raba, dan di terawang.

Di dalam pasar valuta asing, nilai mata uang rupiah masih sangat rendah dibandingkan dengan nilai mata uang negara-negara lainnya. Hal ini di sebabkan negara kita lebih banyak membeli barang/jasa dari negara luar, atau dengan kata lain negara kita lebih banyak mengimpor barang/jasa dari luar negeri dari pada mengekspor barang/jasa ke luar negeri yang menyebabkan nilai mata uang rupiah masih rendah di banding nilai mata uang negara lain.

Kamis, 02 Mei 2013

Resume: Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi.



Tolak ukur yang paling baik untuk menunjukkan keberhasilan ekonomi suatu negara adalah pendapatan nasional, tingkat kesempatan kerja, tingkat harga barang, dan posisi neraca pembayaran luar negeri, serta pendapatan per kapitanya.

Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun. Pendapatan Nasional dibagi menjadi 3, yakni :
  1. Nilai seluruh produk yang di produksi dalam suatu Negara selama satu periode tertentu. 
  2. Jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh faktor produksi dalam suatu Negara selama satu periode tertentu.
  3. Jumlah pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang di produksi dalam suatu Negara selama satu periode tertentu.
Inflasi adalah suatu proses di mana terlalu banyaknya peredaran uang di masyarakat sehingga berefek terjadi peningkatan harga-harga. Serta bisa dikatakan sebagai menurunnya nilai mata uang. Banyaknya pengangguran di Indonesia merupakan dampak dari inflasi. Kelangkaan produksi dan distribusi serta kecilnya pendapatan perkapita mebuat pertumbuhan ekonomi yang sedikit dan menyebabkan terjadinya inflasi. cara untuk mengatasi inflasi adalah sebagai berikut :
  1. Kebijakan Moneter
Bank melakukan peningkatkan suku bunga dan bank sentral menjual surat berharga.
  1. Kebijakan Fiskal
Pemerintah menaikan pajak sehingga mengurangi daya konsumsi masyarakat.
  1. Kebijakan Non Moneter
Mendorong agar pengusaha menaikkan hasil produksinya dan menekan tingkat upah.

Selasa, 30 April 2013

Opini - Teori Organisasi Umum 2



Awalnya mikir biasa aja. Softskill doang kan? Yah palingan disuruh ngarang di blog. Kalem..

Ibu Ira nama dosen matkul softskill gue di semester 4. Minggu pertama kuliah pasti dosen dateng dong. Selasa siang menuju sore di jam terakhir bener aje bu Ira masuk kelas. Semester baru, dosen baru yee kan? Perkenalan dulu gitu ceritanya. Yang namanya matkul softskill di kampus gue ga setiap minggu masuk kelas jadi bu Ira ngasih peraturan, jadwal kehadiran di kelas sama daftar tugas-tugasnya ke kita.

2 jam di kelas di jam terakhir ini yang menurut gue seharusnya diubah dari kelas matkul TOU2 jadi kelas shock therapy. Sekelas pada shock semua broo pas tau tugas-tugasnya apa selama 1 semester ini. DEMI TUHAAAAAN!!! (Arya Wiguna mode on). Awalnya ada tugas kelompok. Dibagiin ada 6 kelompok, daftarnya udah di bikin rapih sama bu Ira. Setiap minggu di bulan April, 2 kelompok maju buat presentasi sesuai tema. Nah! Di sini nih kita diwajibkan presentasi selayaknya orang presentasi. Intinya kita harus bener-bener menguasai materi yang kita bikin dan kita juga harus bisa meperluas materi yang sudah ada tanpa berpaku pada teks book.

Shock therapy yang kedua nih yang bikin heboh seantero kelas. Kita wajib banget buat MINIMAL 30 artikel yang haram hukumnya pake teori copas! Gileee rasanya badan pengen di belah banyak biar ngerjainnya bisa gotong-royong(iyee kali da -_-). Gue pikir tugas selesai sampe segitu aja, ternyata masih nambah 6 resume dari hasil presentasi + 1 opini yang mesti kita posting di blog kita ckck

Opini dari sistem pengajaran bu Ira itu yang paling terstruktur baik, tertransparan + tersportif di banding dosen lain. Beliau ga akan segan-segan ngasih nilai ‘A’ kalo emang kita ngelakuin semuanya dengan prosedur yang telah di tentukan. Di dalam kelas, presentasi sebenernya secara ngga langsung ngelatih kita how to be a good speaker, belajar untuk mengeluarkan pendapat, melatih mental, yakin pada kemampuan diri sendiri dan belajar bertanggung jawab, sekalian latihan presentasi buat sidang PI sama skripsi juga kan broo. Dari awal kita juga udah di kasih tips-tipsnya gimana melakukan presentasi yang baik. Selama presentasi berlangsung 100% mahasiswa lah yang berperan aktif di kelas, baru setelahnya beliau memberi tanggapan dan saran yang membangun serta menjelakan dan menambahkan materi yang belum jelas. Superb banget pemirsahh! Me love youuu, bu Ira..

Jumat, 26 April 2013

Resume: Struktur Pasar



Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.
Struktur Pasar adalah penggolahan produsen kepada bebrapa pasar berdasarkan ciri-ciri jenis produk yang dihasilkan, banyak dalam indutri mudah tidaknya keluar masuk kedalam industri & peranan iklan dalam kegiatan indusrti.

Menurut klasifikasinya pasar di bedakan menjadi 2, yaitu pasar tradisional dan pasar modern.
Di pasar tradisional, pembeli dan penjual bertemu secara langsung dan biasanya terjadi tawar menawar untuk menentukan harga. Biasanya yang di jual di pasar tradisional adalah barang-barang kebutuhan sehari-hari.
Di pasar modern, penjual pembeli tidak beretemu secara langsung. Pembeli dapat langsung melihat label harga yang tercantum pada barang tersebut, biasanya terdapat barcode di luar kemasan produknya. Dan barang yang di jual berupa barang-barang yang tahan lama.

Jenis – Jenis Struktur Pasar:

1.      Pasar Persaingan Sempurna
Jumlah produsen dan konsumennya sangat banyak dan sama-sama sudah mengetahui keadaan pasar. Barang yang di jual sejenis atau homogen. Penjual dan pembeli tidak dapat secara bebas menetukan harga karena harga di tentukan oleh kekuatan pasar.

2.      Pasar persaingan tidak Sempurna
Penjual dan pembeli mempunyai kebebasan dalam menentukan harga, kualitas dan kuantitas barang yang akan diperdagangkan.
·         Pasar Monopoli
Hanya terdapat 1 produsen yang menguasai pasar sehingga produsen mempunyai kekuatan dalam menetukan harga dan terdapat banyak pembeli. Barang yang di jual belikan tidak ada barang pengganti atau pelengkapnya. Contoh perusahaan: Perusahaan Listrik Negara

·         Pasar Oligopoli
Terdapat beberapa produsen (kurang dari 10) yang memproduksi barang yang sejenis. Setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. Contoh perusahaan: Perusahaan semen.

·         Pasar Monopolistik
Terdapat banayak produsen yang memproduksi barang yang sejenis tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Para produsen memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang, konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain, dan tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga. Contoh perusahaan: Produsen sampo.

·         Pasar Oligopsoni
Bentuk pasar dimana barang yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan dan banyak perusahaan yang bertindak sebagai konsumen. Barang yang di perdagangkan adalah berupa barang mentah. Contoh: produsen tembakau.

·         Pasar Duopoli
Hanya terdapat 2 produsen yang memproduksi barang yang sejenis.