Melakukan tes penerimaan terhadap sistem yang dibuat
sangat penting karena dengan melakukan tes tersebut kita bisa mengetahui apakah
user puas dengan proyek yang kita buat, apakah sistem yang dibuat dapat
berjalan sesuai dengan yang kita janjikan dan dengan melakukan tes tersebut
kita bisa mendapatkan tanda penerimaan dari user. Karena tujuan dari penerimaan sistem adalah
mendapatkan pernyataan tertulis dari user bahwa produk atau sistem yang dikirim
sesuai dengan yang dijanjikan.
Selasa, 14 Juli 2015
Sabtu, 18 April 2015
Kode Etik Penggunaan Fasilitas Internet dalam Kehidupan Sehari-hari dan Kaitannya dengan Prinsip Integrity, Confidentality dan Privacy
Kemajuan teknologi informasi memberikan
dampak yang cukup signifikan bagi berbagai aspek kehidupan manusia yang membuat
manusia mengubah proses hidupnya dengan berbagai teknologi dan aplikasi ilmu
pengetahuan khususnya dalam hal komunikasi-informasi. Perkembangan teknologi
yang semakin pesat dan dorongan kebutuhan manusia yang semakin meningkat untuk
menembus batas ruang dan waktu, maka terbentuklah sebuah media untuk
mempermudah masyarakat untuk menjalin komunikasi dan berinteraksi lewat jarak
jauh dengan memanfaatkan fasilitas internet yang sering disebut dengan dunia
maya.
Dunia maya merupakan salah satu fasilitas
yang digunakan untuk berbagai kegiatan atau aktifitas seperti yang di lakukan
di dunia nyata, oleh sebab itu dikarenakan banyak kesamaan antara dunia nyata
dengan dunia maya maka perlu adanya etika dalam berkehidupan didalam kedua
dunia tersebut agar pembaca maupun orang yang kita ajak berkomunikasi virtual tidak
merasa tersinggung dengan ucapkan kita atau men”judge” kita sebagai orang yang
tidak memiliki sopan santun. Selain itu etika diperlukan untuk mendapatkan
manfaat internet itu sendiri yaitu memperoleh edukasi yang bermanfaat bagi
pengaksesnya.
PRIVACY DAN TERM & CONDITION PENGGUNAAN TI
·
Privacy
Pada dasarnya privacy adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses data-data yang bersifat pribadi. Contoh hal yang berhubungan dengan privacy adalah e-mail seorang pemakai tidak boleh dibaca oleh administrator. Hal ini untuk menjamin privacy dari isi e-mail tersebut, sehingga tidak bisa disalah gunakan oleh pihak lain.
Pada dasarnya privacy adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses data-data yang bersifat pribadi. Contoh hal yang berhubungan dengan privacy adalah e-mail seorang pemakai tidak boleh dibaca oleh administrator. Hal ini untuk menjamin privacy dari isi e-mail tersebut, sehingga tidak bisa disalah gunakan oleh pihak lain.
·
Term & condition penggunaan TI
Aturan-aturan dan kondisi yang harus ditaati
pada penggunaan teknologi informasi. Hal tersebut mencakup integrity, privacy dan availability
dari informasi yang terdapat dan dibutuhkan didalamnya.
Pada setiap organisasi, aturan ini akan berbeda-beda tergantung
kebijakan darisetiap organisasi tersebut dan biasanya diatur dalam kode etik
penggunaan fasilitas TI seperti halnya pada penggunaan fasilitas internet di
kantor, public centre, maupun tempat
pendidikan seperti sekolah dan kampus.
Aspek keamanan biasanya seringkali ditinjau
dari tiga hal, yaitu integrity, confidentiality,
dan availability.
INTEGRITY
Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak
boleh diubah tanpa seizin si pemilik informasi. Informasi yang diterima harus
sesuai dan sama persis seperti saat informasi dikirimkan. Jika terdapat
perbedaan antara informasi atau data yang dikirimkan dengan yang diterima maka
aspek integritas tidak tercapai. Contohnya jika anda ingin mem-forward
informasi kepada orang lain, anda hanya bisa memberikan note tambahan dalam informasi
tersebut tanpa merubah isi dari informasinya. Etikanya adalah anda tidak boleh
mengubah atau mengedit sedikitpun muatan isi dari informasinya kecuali
kalau anda sudah dapat ijin dari si pemilik informasi yang pertama.
CONFIDENTIALITY
Aspek ini merupakan usaha untuk menjaga
informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Confidentiality
biasanya berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan
tertentu. Contohnya adalah daftar pelanggan dari sebuah Internet Service
Provider (ISP). Jadi, data dari daftar pelanggan tersebut seperti nama, alamat,
nomor telephone dan data lainnya harus dilindungi agar tidak tersebar pada
pihak yang tidak seharusnya mendapatkan informasi tersebut.
AVAILABILITY
Aspek ini berhubungan dengan ketersediaan
data dan informasi ketika dibutuhkan. Contoh masalah dari aspek ini adalah
mahasiswa/mahasiswi adalah user yang
sah untuk mengakses layanan web seperti studentsite. Ketika dulu waktunya nilai
IPK sudah keluar di web studentsite, banyak mahasiswa/mahasiswi yang langsung
mengakses web studentsite untuk mengetahui nilai-nilainya. Saking banyaknya
yang mencoba masuk dan mengakses layanan studentsite tersebut, web studentsite
tidak dapat memenuhi layanannya karena alasan server yang down.
Sumber:
Jumat, 17 April 2015
Sertifikasi Keahlian Bidang IT Katagori Database
Sertifikasi keahlian di bidang TI dibutuhkan
untuk mendapatkan pengakuan atau spesifikasi kepada siapa saja yang dianggap
memiliki keahlian dalam bidang IT. Seperti pengalaman terhadap penggunaan
software tertentu yang diimplementasikan dalam perusahaan tersebut. Sertifikasi
memiliki tujuan diantaranya membentuk tenaga praktisi yang berkualitas
tinggi, membentuk standar kerja TI yang tinggi, dan pengembangan profesional
yang berkesinambungan.
Selain memberikan wawasan baru yang mungkin
tidak pernah ditemui pada saat mengikuti pendidikan formal atau dalam pekerjaan
sehari-hari, ada banyak keuntungan yang dapat menjadi tambahan alasan untuk
mempertimbangkan mengambil sertifikasi TI. Salah satu yang utama tentu saja
membuka lebih banyak kesempatan pekerjaan. Sertifikat TI dapat meningkatkan
kredibilitas seorang profesional TI di mata pemberi kerja. Bagi mereka yang
sudah bekerja di bidang TI, sertifikasi memberi cara yang standar dan terukur
untuk mengukur kemampuan teknis. Dengan memiliki sebuah sertifikat TI yang
diakui secara global, seorang profesional TI akan memiliki rasa kepercayaan
diri yang lebih tinggi terkait dengan keterampilan yang dimilikinya. Ini karena
melalui proses sertifikasi keterampilan yang dimiliki sudah mengalami validasi
oleh pihak ketiga, dalam hal ini lembaga pemberi sertifikasi.
Berikut beberapa macam sertifikasi nasional
dan International untuk keahlian di bidang IT untuk katagori database:
SERTIFIKASI NASIONAL
LSP Telematika telah menerbitkan dua jenis
Sertifikat, yaitu Certificate of Competence dan Certificate of
Attainment. Kedua jenis
sertifikat tersebut disusun berdasarkan Standart Kompetensi Kerja Nasional
Indonesia (SKKNI).
![]() |
|
Contoh sertifikasi Nasional
|
1)
Certificate
of Competence
Sertifikasi ini berdasarkan level kualifikasi
dan jenjang jabatan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia (KKNI). Certificate of Competence (Sertifikat Kompetensi)
merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji
kompetensi dari suatu bidang keahlian kerja.
2)
Certificate
of Attainment
Sertifkasi ini atas unit kompetensi yang
jenjang jabatannya berdasarkan kebutuhan pasar.
SERTIFIKASI INTERNATIONAL
Terdapat 2 sertifikasi international di
bidang TI katagori database yang paling di cari, yaitu Oracle dan Microsoft.
ORACLE
Perusahaan software kedua terbesar di dunia ini masih
merupakan penikmat pangsa pasar terbesar untuk software database. Ini membuat
sertifikasi Oracle menjadi salah satu sertifikasi yang paling populer dan
banyak dicari. Laporan IDC Certified Report 2002 menyebutkan bahwa sertifikasi
Oracle adalah kualitas yang paling dicari oleh pasar TI.
Dalam situsnya Oracle menyebutkan bahwa 97
dari pemegang Oracle Certified Professional (OCP) mengatakan bahwa mereka
diuntungkan oleh sertifikasi tersebut, 89% merasa kepercayaan diri terkait
penguasaan keahlian Oracle meningkat, dan 96% mengaku menganjurkan program
sertifikasi Oracle kepada orang lain. Sementara bagi perusahaan yang memiliki
pegawai yang telah tersertifikasi, Oracle mengklaim bahwa berdasarkan survai
perusahaan-perusahaan tersebut melaporkan penurunan waktu downtime sebesar 49%.
![]() |
|
Contoh sertifikasi Oracle
|
Oracle Certified DBA adalah sertifikasi yang
menguji penguasaan teknologi dan solusi Oracle dalam menjalankan peran sebagai
administrator database. Pada jalur sertifikasi ini terdapat tiga jenjang
sertifikasi berikut:
·
Oracle Certified DBA Associate
Sertifikasi pada jenjang ini sesorang
dianggap memiliki pengetahuan dasar yang memungkinkan mereka bekerja sebagai
anggota junior dalam sebuah tim yang terdiri dari administrator database atau
pengembang aplikasi. Ujian untuk mengambil sertifikasi ini meliputi dasar-dasar
SQL dan dasar-dasar administrasi database.
·
Oracle Certified DBA Professional
Sertifikasi ini ditujukan bagi pemegang
sertifikasi jenjang Associate yang ingin meningkatkan penguasaan teknologi
Oracle dalam administrasi database. Pada jenjang ini kandidat akan mengikuti
ujian yang meliputi teknik-teknik lanjut dari administrasi database dan juga
teknik-teknik dalam melakukan performance tuning. Kandidat juga dapat mengambil
ujian tambahan untuk spesialisasi manajemen database Oracle pada lingkungan
sistem operasi Linux.
·
Oracle Certified DBA Master
Jenjang tertinggi dalam jalur sertifikasi
DBA. Kandidatnya adalah seorang DBA profesional yang sudah teruji dalam
menangani aplikasi dan sistem database yang memiliki karakter mission critical.
Pada ujian sertifikasi ini, kandidat diminta untuk memberikan solusi terhadap
berbagai skenario permasalahan yang meliputi konfigurasi database, konfigurasi
jaringan database, konfigurasi dan penggunaan Oracle Enterprise Manager, dan
hal-hal kritis seperti manajemen kinerja dan database recovery.
MICROSOFT
Microsoft menawarkan satu jenis sertifikasi
untuk penguasaan teknologi produk database andalannya, Microsoft SQl Server.
Microsoft Certified DBA adalah sertifikasi yang diberikan sebagai pengakuan
kemampuan merancang, mengimplementasi, dan melakukan administrasi database
Microsoft SQl Server.
Untuk mendapatkan sertifikasi MCDBA setiap
kandidat harus lulus tiga ujian inti dan satu ujian pilihan. Ujian inti ini
terdiri dari satu ujian untuk materi administrasi SQL Server, satu ujian
perancangan database SQL Server, dan satu ujian Windows 2000 Sever atau Windows
Server 2003. Sebagai tambahan ujian inti, kandidat harus lulus satu ujian
pilihan dalam salah satu bidang keahlian produk Microsoft.
SUMBER:
Langganan:
Postingan (Atom)



